Infrastruktur dan aplikasi TIK bisa kelola inflasi

Infrastruktur dan aplikasi TIK bisa kelola inflasi

Infrastruktur dan aplikasi TIK bisa kelola inflasi

JAKARTA (IndoTelko)

Pemanfaatan aplikasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dinilai bisa mengelola inflasi di Indonesia.

“Kalau kita ingin memanfaatkan teknologi informasi untuk meng-adrress issue, katakanlah satunya logistik di bidang pertanian. Pertanian itu kan bukan hanya beras aja karena ini kan masuk sembilan bahan pokok, jadi mempengaruhi inflasi,” ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara belum lama ini.

“Karena bicaranya adalah inflasi

jadi saya coba super impose 1 peta menjadi 3. Ini datanya dari Bank Indonesia (BI) kantor daerah. Ini kan ada dari Aceh, Sumatera Barat, kantor-kantornya Bank Indonesia kemudian kombinasikan dengan data-data dari Kementerian Pertanian. Jadi di Bali itu ternyata ada sentra produksi bawang merah,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan peta itu akan memudahkan pengambilan kebijakan oleh BI dan pemerintah terutama yang berkaitan dengan langkah-langkah mengantisipasi inflasi. Bahkan bisa melibatkan ekosistem untuk mengembangkan aplikasi yang dibutuhkan.

“Tinggal kita kembangkan pada elemen ekosistem.

Aplikasinya apa? Hanya informasi kah? Forum kah? Tempat orang menawarkan saya 2 hari lagi mau panen? Siapa yang mau beli yang terdekat? Atau sudah merupakan aplikasi yang bersifat transaksi? Nah ini yang harus kita dorong sama-sama,” tuturnya.

Bahkan menurut Rudiantara tidak hanya ada di sektor distribusi saja aplikasi TIK bisa dimanfaarkan.

“Kalau aplikasinya, ya kalau misalkan cukup informasinya saja bisa pakai 2G tidak ada masalah tapi kalau sudah canggih transaksinya seperti tanihub, sayurbox, dan lain-lain. Padahal kita juga bisa memanfaatkan teknologi untuk industri. Jadi pemanfaatan bukan hanya distribusi, tetapi juga kepada sektor produksi,”ungkapnya.

Rudiantara menyatakan pertanian di Bali yang sudah menggunakan Internet of Things (IoT). “Yang tadinya ngukur hara nyuruh orang segala rupa, ini sudah menggunakan sensor. Kemudian, pakan ikan, di Jawa Barat, itu sudah menggunakan teknologi sensor. Jadi, ikan itu makan ada waktunya. Dan ini membuat efisiensi,” pungkasnya.(wn)

Artikel terkkait

Tags: